Dibuat pada 02.05

Rencana Tanggap Darurat Bencana Cuaca

📢 Sistem Penyiaran Darurat Portabel CT/HC720II

Sistem suara darurat portabel untuk peringatan gempa bumi dengan fitur dan diagram aplikasi.
CT/HC720II adalah sistem penyiaran peringatan dini darurat portabel dan bergerak yang dirancang khusus untuk pencegahan bahaya darurat kampus dan tindakan pencegahan keselamatan. Sistem ini dicirikan oleh kemandirian dan mobilitasnya, dengan ukuran ringkas namun output daya tinggi.

Fitur Utama

  • Kemandirian: Dirancang sebagai sistem independen, dapat beroperasi dalam skenario "tiga kegagalan" (hilangnya daya, transportasi, dan komunikasi). Sistem ini memiliki operasi satu sentuhan untuk memutar berbagai file audio peringatan untuk bencana alam dan keadaan darurat, memungkinkan panduan suara dan komando yang efisien.
  • Cakupan Tinggi: Memanfaatkan teknologi transduser berintensitas tinggi milik sendiri dengan tingkat tekanan suara puncak maksimum 138dB. Suara alarm memiliki penetrasi kuat dan dapat menjangkau lebih dari 1 kilometer di area terbuka, memungkinkan satu perangkat untuk mencakup seluruh kampus sekolah.
  • Fleksibilitas: Telah dimuat sebelumnya dengan file audio peringatan darurat spesifik (misalnya, alarm kebakaran, insiden keamanan publik, peringatan bencana) yang dapat diaktifkan dengan satu tombol, membedakannya dari sistem PA kampus standar.

Perangkat akustik intensitas tinggi dengan daya 70W, jangkauan 1.000m, dan SPL puncak 138dB.

🌍 Prosedur Tanggap Darurat dan Penanganan

Materi referensi juga menguraikan mekanisme tanggap darurat standar yang digunakan dalam manajemen bencana, yang menyediakan kerangka kerja tentang bagaimana sistem seperti CT/HC720II digunakan dalam skenario yang lebih luas.

1. Struktur Komando dan Koordinasi

  • Perintah Hierarkis: Struktur komando terpadu dibentuk, biasanya menghubungkan pusat komando provinsi, kota, kabupaten, dan lokasi untuk memastikan koordinasi yang lancar antara tingkat atas dan bawah.
  • "Transisi Normal-ke-Darurat": Badan administratif reguler (misalnya, komite pencegahan bencana) beralih ke mode komando darurat selama krisis. Pos komando di lokasi sering diberi nama secara sistematis (misalnya, menggunakan tanggal dan lokasi) untuk memusatkan otoritas.

2. Aktivasi dan Manajemen Respons

  • Aktivasi Bertingkat: Respons darurat dikategorikan menjadi empat tingkatan (I hingga IV) berdasarkan tingkat keparahan bencana (misalnya, magnitudo gempa, jumlah korban). Hal ini memastikan sumber daya diskalakan secara tepat.
  • Tindakan Cepat: Protokol menekankan respons cepat, seringkali memprioritaskan tindakan berdasarkan (magnitudo) untuk kecepatan. Proses ini mencakup aktivasi, komando, eksekusi, penyesuaian, dan penghentian, membentuk sistem manajemen loop tertutup.

3. Komunikasi dan Logistik

  • "Empat Jaminan": Penekanan khusus diberikan pada penyelesaian masalah "Tiga Gangguan" — khususnya, pemulihan akses jalan, konektivitas jaringan, dan pasokan listrik.
  • Komunikasi Satelit: Di daerah terpencil atau yang terkena dampak parah di mana jaringan terestrial gagal, telepon satelit dan stasiun portabel satelit dikerahkan untuk memastikan komando dan pelaporan informasi yang tidak terputus.

4. Peringatan Publik dan Rekonstruksi

  • Peringatan Dini: Sistem (seperti yang dijelaskan di atas) digunakan untuk menyiarkan peringatan cuaca, peringatan gempa bumi, dan perintah evakuasi dengan cepat dan luas.
  • Pemulihan: Pasca-bencana, penilaian formal dilakukan sebelum rencana rekonstruksi dikembangkan dan diimplementasikan secara bertahap.
  • SPESIFIKASI PRODUK
Mode pemutaran audio dengan antarmuka pemutar MP3, alarm darurat, dan input mikrofon.
MODEL
CT/HC720II-DZ
Daya Terukur
80W
Tingkat Tekanan Suara Puncak (@1m)
138dB±2dB
Respons Frekuensi Audio
400Hz-10kHz
Direktivitas
20° @-3dB
Perkiraan Jarak Transmisi Suara (di Ruang Terbuka)
1000m
Daya Tahan Baterai
≥ 8 jam
Tingkat Perlindungan Masuk
IP56
Dimensi (P×L×T)
283x222x278mm
Berat
6kg
Contact
Leave your information and we will contact you.
WhatsApp
Wechat